Showing posts with label Jepara. Show all posts
Showing posts with label Jepara. Show all posts

Pulau Karimun Jawa

Pulau Karimunjawa merupakan Taman Nasional Laut, yang terletak di laut Jawa barat laut Jepara. Keindahan Alam dan keperawanan dari Karimunjawa membuat Pulau ini menjadi lebih terkenal belakangan ini. Karimunjawa adalah kelompok 27 surga Pulau yang menyembunyikan berbagai potensi pesona keindahan alam, pegunungan, pantai berpasir putih dan dunia bawah laut. Berbagai flora laut Karimunjawa dan fauna, termasuk terumbu karang yang telah membuat Karimunjawa sebagai salah satu Taman Nasional Laut di Indonesia. Banyak atraksi wisata yang memungkinkan untuk dilakukan di sana, seperti hiking, berjemur, berkemah, mengamati burung, berenang, snorkeling, banana boat, melihat di bawah air dengan perahu kaca dan juga memancing. Selain itu, upacara tradisional pernikahan Bugis unik menjadi daya tarik lain wisata di pulau Karimunjawa.

27 Pulau di Karimunjawa:
1. Karimunjawa
2. Menyawakan
3. Kemujan
4. Parang
5. Tengah
6. Nyamuk
7. Menjangan Besar
8. Menjangan Kecil
9. Sambangan
10. Genting
11. Kembar
12. Sintok
13. Burung
14. Krakal Besar
15. Krakal Kecil
16. Cemara Besar
17. Cemara Kecil
18. Burung
19. Geleang
20. Cendikian
21. Seruni
22. Cilik
23. Katang
24. Bengkoang
25. Mrico
26. Batu
27. Gundul


Sebagian besar pantai di Kepulauan Karimunjawa pantai berpasir putih. Di sini Anda akan bebas untuk bersantai untuk menikmati dan bersantai sambil berenang, berjemur snorkeling, dan. Dari 27 pulau-pulau di Karimunjawa, ada 5 pulau yang sempurna untuk menyelam, snorkeling dan memancing. Bagi Anda yang tertarik untuk berenang atau snorkeling, Anda dapat mengunjungi The Tanjung Gelam, Menjangan Kecil dan Pulau Cemara Kecil, dan Anda yang lebih memilih untuk berjemur, kenyamanan tempat untuk dikunjungi adalah pantai berpasir putih

di Menjangan Besar dan Kecil Cemara. Untuk melihat kehidupan laut dari Kepulauan Karimunjawa, Anda dapat mengunjungi Gosong Cemara dan Pulau Burung dengan menyewa perahu nelayan. Kegiatan lain sepeda air, selancar air, hiking dan berkemah khususnya di Karimunjawa dan Pulau Kemujan. Para pengunjung juga bisa melihat ini Makam Sunan Nyamplung, Dia adalah seorang pemimpin di Kepulauan Karimunjawa, merupakan tempat bersejarah dimana Kapal pertama Belanda mendarat. Untuk mengunjungi setiap pulau, pengunjung dapat menyewa perahu bermotor.
Selengkapnya...

Masjid Mantingan

Masjid Mantingan Jepara

Masjid dan Makam Mantingan terletak di desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, 5 km kearah selatan dari pusat kota Jepara. Desa ini terkenal karena disini terletak makam Sultan Hadirin dan istrinya, Ratu Kalinyamat. Sultan Hadirin adalah orang muslim yang memimpin penyebar luasan agama Islam pada waktu itu di pesisir utara Jepara. Masjid Mantingan merupakan masjid tertua kedua setelah Masjid Agung Demak.

Masjid Mantingan didirikan pada tahun 1559 sesuai dengan statement yang terdapat didalam masjid RUPA BRAHMANA WANASARI yang ditulis oleh Raden Toyib. pada Awalnya Raden Toyib mempelajari agama Islam di Mekah dan cina. Setelah menyelesaikan belajar, dia pindah ke Jepara dan menikah dengan Ratu Kalinyamat (Retno Kencono), saudara perempuan dari Sultan Trenggono dari Kerajaan Demak. Kemudian dia dikenal sebagai Sultan Hadirin dan dinobatkan sebagai Adipati Jepara sampai beliau meninggal dan dimakamkan disebelah Masjid yang dia dirikan yaitu Masjid Mantingan.

Makam Mantingan

Di pemakaman ini, juga dimakamkan istrinya yaitu Ratu Kalinyamat dan saudaranya yang keturunan China Cie Gwi Gwan. Pemakaman ini ramai dikunjungi pada saat KHOL, hari dimana masyarakat memperingati hari meninggalnya Sultan Hadirin. Ritual ini diadakan setahun sekali pada tanggal 17 Rabiul Awal (Kalender Muslim), sama dengan hari lahirnya kota Jepara.
Selengkapnya...

Musium Kartini

Musium Kartini terletak di pusat kota Jepara, tepat di sebelah utara alun-alun Jepara. Musium ini difungsikan untuk objek wisata dan dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Jepara. Setiap hari, Musium Kartini buka dari jam 08:00 WIB - 14:00 WIB. Musium ini didirikan pada 30 Maret 1975 oleh Soewarno Djoyomardow, SH dan di resmikan oleh Soedikto, SH pada tanggal 21 April 1977. Tujuan dari didirikannya Musium Kartini ini adalah untuk mengenang jasa-jasa perjuangan R.A Kartini. Dengan mendokumentasikan perjuangan Kartini dan menunjukkan kepada masyarakat, diharapkan bahwa masyarakat umum akan selalu mengingat perjuangan Kartini dalam mensetarakan derajat antara pria dan wanita. Musium Kartini dibagi menjadi empat bagian utama yaitu :

Ruangan I
Ruangan ini berisi warisan R.A Kartini, termasuk Foto R.A Kartini semasa masih hidup.
-  Satu set kursi dan meja dengan ukiran jepara kuno
-  Foto R.A Kartini ketika menikah dengan Pejabat Rembang pada 12 November 1903
-  Surat - surat R.A Kartini dengan sahabat penanya yang berasal dari Belanda
-  Foto Putra R.A Kartini, Raden Mas Singgih
-  Foto Ayah R.A Kartini, RMAA Sosroningrat
-  Foto Ibu R.A Kartini, MA Ngasirah
-  Meja Belajar
-  Cinderamata buatan muridnya
-  Foto halaman belakang Pendopo Kabupaten jaman dulu
-  Kotak untuk menyimpan obat
-  Mesin Jahit milik muridnya
- Original sew machine belongs to her students.

Ruangan II
Ruangan ini berisi warisan dari Drs. RMP. Sosrokartono, Kakak dari Kartini. Dia mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam mendukung perjuangan Kartini. Drs. RMP. Sosrokartono mempunya keahlian khusus dalam menyembuhkan beberapa penyakit secara tradisional menggunakan air mineral sebagai media penyembuh. Masyarakat umum juga memanggilnya Ndoro Sosro selain itu juga seting dipanggil Joko Pring dan Mandor Klungsu. Dia juga terkenal dengan Catur Murti, yaitu keharmonisan dalam berbicara, perasaan, pikiran, dan kelakuan. Menurut kepercayaan orang jawa, seseorang yang bisa mencapai tahap Catur Murti akan menjadi manusia yang sesungguhnya.
Warisan yang ada dalam ruangan ini adalah :
- Kursi
- Sofa (digunakan untuk bersantai)
- Tempat tidur untuk pengobatan
- Lukisan gunung Merapi dan Lawu yang diambil dari keahlian supranaturalnya.
- Ruangan Yoga
- Gambar Alif (huruf arab)

Ruangan III
Ruangan ini berisi beberapa peninggalan dari Ratu Shima di era abad ke 7. Ratu Shima adalah Ratu kerajaan Kalinga yang berada di Keling.
Beberapa peninggalan diantaranya :
-  Gambar Kerajaan Kalingga
-  Patung Trimurti dan Siwa Mahaguru
-  Yoni dan Lingga
-  Koin
-  Ukiran dari Batu, sama dengan ornamen yang berada di Masjid Mantingan
-  Satu set Gamelan ( alat musik tradisional jawa )
-  Keramik yang ditemukan di Karimun Jawa
Selain beberapa peninggalan diatas juga terdapat beberapa sample kerajinan tradisonal jepara seperti :
-  Ukiran dari kayu
-  Kerajinan Monel
-  Keramik
-  Suvenir dari Rotan dan Bambu

Ruangan IV
Didalam ruangan ini terdapat tulang ikan raksasa yang disebut Joko Tuo yang memiliki panjang 16 meter dan lebar 2 meter. Tulang ikan ini ditemukan pada tahun 1989 oleh nelayan lokal dari Karimunjawa. Menurut para Arkeolog, ikan ini merupakan keluarga dari ikan gajah karena memiliki kemiripan dibagian taringnya. Namun banyak pengunjung yang percaya bahwa ikan ini adalah sejenis dari ikan paus.
Selengkapnya...

Pantai Tirta Samudra

Pantai Tirta Samudra, atau orang lokal lebih sering menyebutnya dengan sebutan Bandengan terletak kira-kira 7 km di sebelah utara Pusat kota Jepara. Pantai ini menyuguhkan panorama yang sangat indah dengan air yang jernih dan pasir yang putih. Banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang ke pantai ini untuk berenang atau kadang-kadang berselancar dengan kapal motor.
Di pantai ini, selain bisa berenang dan bermain pasir, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan matahari tenggelam di sore hari.
Di tempat ini, kadang juga digunakan sebagai ajang bermain motocross. Beberapa kejuaraan juga pernah diadakan disini Dari skala nasional sampai internasional.
Di pantai bandengan juga terdapat beberapa rumah makan yang menyediakan makanan khas laut seperti Ikan Bakar, Udang, Kerang, atau yang paling terkenal adalah Pindang Srani, sejenis makanan dari ikan laut yang diracik dengan bumbu-bumbu tradisional yang rasanya sangat enak dan lezat.

Di sekitar Pantai Bandengan juga terdapat dua Resort dan salah satunya adalah resort terbaik di kota Jepara. yaitu Sunset Beach caffee dan Palm Beach Caffee.
Selengkapnya...

Pantai Kartini

Pantai Kartini terletak sekitar 2,5 km di sebelah barat Pendopo Kabupaten Jepara. Objek wisata ini terletak di desa Bulu. Di Pantai Kartini ini terdapat beberapa fasilitas umum seperti Pelabuhan, Akuarium Kura-Kura, Motel, Arena bermain anak-anak (komedi putar, mandi bola, perahu arus, dll). Tempat ini cukup menarik  untuk dikunjungi bersama keluarga waktu liburan ataupun untuk melihat matahari tenggelam di sore hari.

Pantai Kartini juga di kenal sebagai Pemandian Kartini atau kalau penduduk lokal hanya menyebutnya Mandian. Pemandian diambil dari istilah tempat untuk mandi. Kenapa bisa di sebut demikian? Karena dari dulu sampai sekarang, orang-orang sering datang di waktu fajar untuk mandi karena mereka masih percaya bahwa mandi di Pemandian Kartini bisa menyembuhkan beberapa penyakit seperti Iritasi kulit, Batuk dan lain-lain. Waktu saya masih kecil juga sering diajak Ayah saya untuk mandi di Pemandian ini untuk menyembuhkan batuk saya.
Di era RA. Kartini, tempat ini juga sering dikunjungi keluarga Kartini untuk mengisi liburan di pantai ini. Jadi nama Pemandian Kartini bertujuan untuk mengenang kita terhadap perjuangan RA. Kartini.

Di seberang Pantai Kartini terdapat sebuah Pulau kecil bernama Pulau Panjang. Pulau dengan hamparan pasir putih yang sangat indah dan sering dikunjungi wisatawan pada waktu Pesta Lomban yaitu Kegiatan spiritual yang dilakukan satu minggu setelah Hari raya Idul Fitri untuk memberikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan agar para nelayan yang ada di Jepara diberikan keselamatan. Pulau Panjang banyak memberikan panorama yang sangat indah, dengan Burung burung Blekok  dan hamparan pasir putihnya. Untuk menuju ke Pulau Panjang ini, pengunjung bisa menyewa perahu yang ada di pelabuhan pantai kartini. Namun sayang, Di Pulau Panjang ini belum ada Resort atau penginapan. Hanya hutan kecil dan pantai yang mengelilinginya.
Selengkapnya...

Tentang Jepara

Jepara adalah kota kecil di pesisir pantai utara jawa tengah. Dari kota semarang kira-kira ditempuh selama satu setengah jam berkendaraan.

Jepara merupakan Kota Pelabuhan yang sangat penting pada pertengahan abad ke 16 di era kepemimpinan Ratu Kalinyamat. Pemerintah Belanda menghancurkan kota Jepara

Dua kali dalam satu tahun untuk menghilangkan monopoli perdagangan Kerajaan Jepara waktu itu. Jepara juga merupakan tempat kelahiran RA. Kartini, Seorang pahlawan penggerak wanita keturunan jawa yang mengabdikan dirinya untuk meningkatkan derajat kaum perempuan pada awal abad ke 20.

Jepara juga terkenal dengan kerajinan tangan yang berupa ukir-ukiran dan menjadi pusat industri dari meuble, monel, kain troso, patung kayu, dan aksesoris lainnya.

Jika anda ingin bepergian ke Jepara, ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi seperti ; Musium Kartini, Pendopo Kabupaten, Masjid Mantingan, Pantai Kartini, Pulau Panjang Pantai Bandengan, Benteng Portugis, Pulau Mondoliko, Fort de Bosch, Air Terjun Songgo Langit, Air Terjun Jurang Nganten, Tempur, Bate Setro, Hutan Pinus Sreni, Karimun Jawa dan beberapa gua peninggalan penjajah.

DI Pulau Karimun Jawa, anda bisa melakukan beberapa aktivitas menarik seperti menyelam, snorkeling dan lain-lain.
Selengkapnya...